Sales Inquiry

Product Detail

Products / MOBIZ Retail System

MOBIZ Retail System

product_r1

Cocok untuk perusahaan ritel yang melakukan penjualan di Outlet/Showroom melalui POS maupun penjualan di Counter Dept Store secara Konsinyasi

Mengintegrasikan modul-modul sebagai berikut:

  1. Pembelian Barang & Pembayaran Hutang
  2. Distribusi Barang Ke Counter & Outlet/Showroom 
  3. Penjualan Konsinyasi Di Counter Department Store
  4. Penjualan Ritel POS Di Outlet/Showroom
  5. Pencatatan Finansial Akunting
  6. Analisa Data & Stok Penjualan Berdasarkan Beragam Atribut Seperti Jenis, Tipe, Merek, Ukuran & Warna Untuk Setiap Counter & Showroom

Didesain agar bisa digunakan oleh perusahaan multi cabang secara online maupun offline menggunakan konsep sinkronisasi data sehingga dapat menghemat biaya infrastruktur jaringan antara cabang dan pusat.

Bisa digabung dengan Mobiz Manufacturing System untuk mencatatkan proses produksi baik secara internal maupun melalui outsource/makloon ke CMT atau pihak ketiga.

 


Pengecekan Stok & Mutasi Barang Secara Cepat & Akurat

Stok barang di Mobiz bisa memiliki beragam atribut seperti artikel, jenis, tipe, merek, ukuran, warna dan status harga (normal, obral, spesial) . Hal ini menjadi penting untuk keperluan analisa ketersediaan stok barang di gudang pusat maupun di counter dan outlet/showroom. Qty barang bisa dilihat berdasarkan beragam atribut tersebut

Mobiz juga bisa menampilkan trend penjualan barang selama beberapa bulan untuk memberikan gambaran mengenai demand dari barang-barang tersebut dan membantu bagian pembelian untuk menentukan berapa banyak quantity yang harus dibeli lagi.

Mobiz juga menyediakan laporan kartu persediaan untuk melihat mutasi barang secara rekapan maupun teperinci

 

b1
 
b2

Pembelian Barang

Mencakup data-data transaksi pembelian dan penerimaan barang yang dilakukan oleh perusahaan. Pembelian dapat dilakukan dengan menggunakan mata uang rupiah ataupun mata uang asing lainnya. Juga mencatat barang-barang yang dikembalikan. Bersama dengan data Kas/Bank, user dapat mengetahui hutang perusahaan melalui modul supplier. Transaksi dan laporan yang dihasilkan juga bisa dicatat berdasarkan proyek konsumen.

Submodul terkait:

  • Transaksi Order Pembelian, mencatat barang yang dibeli berikut dengan kuantiti dan harganya. Sudah mendukung cash back dan pembelian barang bonus
  • Transaksi Penerimaan Barang, mencatat barang yang diterima berdasarkan Order Pembelian ke supplier tersebut. Sebuah Order Pembelian bisa diterimakan berkali-kali. Stok barang akan bertambah dan hutang akan diakui saat transaksi ini diposting. Terdapat setingan untuk toleransi barang yang dapat diterima lebih daripada Order Pembeliannya. Sebuah penerimaan barang bisa dilakukan untuk beberapa Order Pembelian sekaligus
  • Transaksi Pengembalian Barang, mencatat barang yang akan dikembalikan kepada supplier. Ada 3 cara pengisian:
  1. Barang ditukar dengan uang
  2. Barang ditukar dengan barang juga dan barang yang akan diganti oleh supplier sudah siap, maka cukup lakukan transaksi ini sekali saja dan tidak ada perubahan qty barang.
  3. Barang ditukar dengan barang juga namun barang yang akan diganti oleh supplier datang belakangan, maka saat transaksi ini dilakukan, stok barang akan dipotong dan admin harus lakukan transaksi Penerimaan Barang lagi saat supplier sudah mengirim barang gantinya.

Saat transaksi ini diposting, maka akan terbentuk nota debet untuk memotong hutang terhadap supplier tersebut.

  • Transaksi Faktur Pembelian, mencatat tagihan yang dikirimkan oleh supplier kepada perusahaan ini. Sebuah Faktur Pembelian bisa dibuat berdasarkan satu atau lebih Penerimaan Barang dalam satu atau lebih Order Pembelian juga. Faktur Pembelian masih bisa dioverride juga nilainya dengan permission khusus dari pihak manajemen. Saat dioverride, user bisa memilih apakah selisihnya akan dijurnal terhadap nilai persediaan atau terhadap biaya/pendapatan lain-lain.
  • Transaksi Pembayaran Hutang Dagangan, mencatat pembayaran terhadap hutang dari supplier, di mana sebuah voucher pembayaran bisa dibuat untuk banyak tagihan yang berasal dari sebuah supplier. Pembayaran bisa langsung dilakukan penuh sesuai dengan nilai tagihan atau sebagian saja. Bila pembayaran menggunakan cek/giro, maka user dapat mengisikan tanggal kliringnya agar saldo di bank tidak langsung terpotong saat itu juga, melainkan terpotong saat kliring dilakukan nanti. Kalau cek/giro tersebut ternyata bounce maka admin bisa klik tombol bounce yang mana akan menimbulkan kembali hutang supplier tersebut karena tagihannya kembali menjadi aktif (belum terbayar)

Screenshot

Order Pembelian barang dagangan

Order Pembelian barang dagangan

Penerimaan barang dagangan

Penerimaan barang dagangan

Faktur Pembelian yang nilainya dioverride sehingga bisa beda dengan Order Pembeliannya

Faktur Pembelian yang nilainya dioverride sehingga bisa beda dengan Order Pembeliannya

Pembayaran hutang dagang dengan giro

Pembayaran hutang dagang dengan giro